Telah dikatakan oleh Imam Al-Ghazali bahwa.sabar itu adalah suatu tegaknya dorongan Agama yang telah berhadapan dengan dorongan hawa nafsu. Dengan Agama ialah Hidayah Allah kepada manusia untuk mengenal-Nya, mengenal rasul-Nya, mengenal juga mengetahui serta mengamalkan ajaran-Nya dan kemaslahatan-kemaslahatan yang bertalian dengan akibat-akibatnya.Suatu sifat yang telah membedakan antara manusia dengan hewan di dalam hal menundukkan bahwa nafsu itu adalah sifat sabar. Sedangkan dorongan hawa nafsu itu ialah tuntunan syahwat dan juga keinginan yang minta untuk dilaksanakan. 
Jadi sabar di sini adalah suatu kekuatan, daya positif yang mendorong jiwa untuk menunaikan suatu kewajiban. Dan disamping itu pula bahwa sabar adalah suatu kekuatan yang menghalangi seseorang untuk, melakukan kejahatan. Di dalam Al-Qur’an kata sabar telah disebutkan di tujuh puluh tempat, menurut Ijma’ Ulama’ ummat, sabar ini wajib, dan juga merupakan separoh dari iman (menurut pendapat Imam Ahmad). Sebab irnan di sini dibagi menjadi dua bagian, yakni separoh .idalah sabar dan yang separohnya lagi itu adalah syukur. Di dalam Al-Qur’an kata sabar itu disebutkan dalam enam belas versi diantaranya ialah : Perintah sabar, terdapat di dalam firman Allah SWT. yang artinya ialah : 

“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat”. (QS. 1 : 45). 

Larangan melakukan sebaliknya, seperti firman-Nya: “Dan janganlah kalian bersifat lemah dan janganlah (pula) kalian bersedih hati”. (QS. 3 : 138). 

Sifat yang paling dilarang oleh Allah adalah sifat lemah dan juga bersedih hati, oleh karena itu sifat tersebut adalah mempunyai arti tidak sabar, sebab sifat itu sangat dilarang oleh Allah SWT.

Artinya : “Dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, pende¬ritaan dan dalam peperangan, mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa”. (QS. 1 : 177). 

Keharusan sabar karena Allah mencintainya, seperti firman-Nya di dalam, surat Al-Baqarah ayat 146 : 

“Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar”. Allah bersama dengan orang-orang yang sabar, dan ini merupakan kebersamaan secara khusus, yang berarti menjaga, melindungi dan menolong mereka, bukan sekedar kebersamaan secara umum, firman-Nya adalah : “Dan bersabarlah kalian, karena Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS. Al-Anfal : 46). 

Pengabaran Allah bahwa, sabar adalah lebih baik bagi para pelakunya, sesuai dengan firman Allah: 

“Tetapi jika kalian bersabar, sesungguhnya itu yang lebih baik bagi orang- orang yang sabar”. (QS. An-Nahl : 126).