foto ANTARA NEWS
foto "ANTARA NEWS"

Setelah kasus “kejahatan cyber” yang menimpa Ibu dengan dua anak balita ini menjadi pembicaraan di media massa, media elektronik, dan media ‘dunia maya‘. Setelah mendapat dukungan masyarakat, antara lain dari ribuan blogger dan derasnya pemberitaan media massa, serta perhatian dari berbagai pejabat tinggi Indonesia, status Prita akhirnya diubah dari semula tahanan kejaksaan di rumah tahanan menjadi tahanan kota.

Namun perhatian dari berbagai pihak tidak hanya samapai di sini, Senin, 8 Juni 2009 Komisi IX dalam dengar pendapat dengan manajemen RS Omni Internasional yang berlangsung lebih dari dua jam dan tidak menemukan kata sepakat, Komisi IX juga meminta rumah sakit itu mencabut gugatannya terhadap Prita Mulyasari tanpa syarat dan meminta maaf kepada Prita karena telah menjadi korban pelayanan mereka.

Komisi IX meminta pemerintah mencabut izin operasional Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera Tangerang jika rumah sakit ini terbukti melanggar kode etik rumah sakit dalam kasus Prita Mulyasari.

Sebagian besar anggota Komisi IX juga mempertanyakan apakah Omni International bersedia mencabut gugatannya terhadap pencemaran nama baik yang dituduhkan ke Prita Mulyasari atau tidak, namun manajemen Omni International menolak menjawabnya.